Punya Sumber Penghidupan Di Tengah Keindahan Alam, Wakil Ketua PA Waingapu Ajak Para Pegawai Supaya Bersyukur

Punya Sumber Penghidupan Di Tengah Keindahan Alam, Wakil Ketua PA Waingapu Ajak Para Pegawai Supaya Bersyukur

apel 9 okt 23

Sumba Timur – Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Waingapu, H. Fahrurrozi, SHI., MH. menjadi pembina apel, Senin pagi (9/10/2023). Pada kesempatan itu, Wakil Ketua mengajak para pegawai supaya bersyukur atas kenikmatan yang diberikan oleh Allah. Yaitu mempunyai sumber penghidupan di tengah keindahan alam.

Di awal amanat apel, orang nomor dua di PA Waingapu itu mengutip Al-Quran Surat Al-A’raf Ayat 10 yang artinya, “Sesungguhnya Kami (Allah) telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi sumber penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur”.

“Ayat ini menjadi peringatan bagi kita, jangan-jangan yang amat sedikit bersyukur itu adalah kita. Maka, saya mengajak kita semua, ayo sama-sama bersyukur kepada Allah. Kita patut bersyukur karena diberikan sumber penghidupan di muka bumi. Kita semua ini bekerja di lembaga peradilan di bawah Mahkamah Agung,” katanya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua PA Waingapu mengingatkan bahwa saat ini sedang dibuka pendaftaran PNS / PPPK di banyak instansi. Jutaan orang sedang bersaing memperebutkan kursi abdi negara.

Banyak orang ingin seperti kita, memimpikan jabatan seperti kita. Maka, kita yang sudah mendapatkan jabatan ini harus bersyukur. Kalau kita yang sudah tidak muda lagi ini ikut mendaftar jadi PNS saat ini, belum tentu lulus. Karena sekarang sudah menggunakan teknologi canggih yang kita belum tentu mampu mengikutinya. Untuk upload dokumen saja harus pakai e-meterai dan ujiannya nanti pakai sistem komputer (Computer Assisted Test). Beruntunglah kita sudah melewati masa itu,” ungkapnya.

Ditambahkan Wakil Ketua PA Waingapu, yang lebih membuat harus bersyukur karena ditempatkan di bumi yang sangat indah, di tengah keindahan alam.

“Kita bersyukur hidup di lingkungan alam yang indah dan terlindung dari bahaya kabut asap. Dekat dari sini ada Bukit Wairinding, Pantai Puru Kambera, Air Terjun Tanggedu dan Sungai Mbatakapidu. Kita tidak perlu keluar uang banyak untuk menikmati keindahan alam. Sementara orang-orang Jakarta harus mengeluarkan uang yang banyak untuk bisa menikmati keindahan alam di Pulau Sumba ini,” ujarnya.

Wakil Ketua PA Waingapu yang mengenyam pendidikan S-1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu kemudian menjelaskan implementasi syukur bagi PNS.

“Pertama, hendaklah seluruh pegawai itu selalu ada di tempat kerjanya masing-masing. Jangan meninggalkan kantor tanpa alasan dan tanpa izin. Jaga nama baik instansi kita! Coba bayangkan, semua tetangga dan masyarakat sekitar kita tahu bahwa kita bekerja di PA Waingapu. Jika pagi jam kantor kita masih ada di rumah, mereka akan ngomongin kita, enak ya jadi PNS, saatnya kerja masih bisa di rumah. Begitu siang/sore jam kerja, kita ada di rumah, mereka akan kembali ngomong, enak ya jadi PNS, waktu kerja bisa santai-santai di rumah. Jaga citra PNS PA Waingapu di mata masyarakat!” pesannya.

apel 9 okt 23 2

Kedua, sebagai bentuk syukur atas karunia Allah menurut Wakil Ketua PA Waingapu, hendaklah para pegawai mengerjakan pekerjaannya secara profesional, jangan asal jalan atau yang penting terlaksana.

“Rasulullah SAW bersabda, Inna Allaha Yuhibbu Idza ‘Amila Ahadukum ‘Amalan an Yutqinahu. Artinya, Allah menyukai jika salah seorang dari kalian mengerjakan pekerjaan maka hendaklah mengerjakannya dengan sebaik-baiknya, sempurna atau profesional,” terangnya.

Para pegawai, sambungnya, hendaklah membaca setiap berkas atau surat dengan teliti dan mengoreksinya kembali agar terhindar dari salah-salah ketik yang bisa berakibat fatal.

“Ketiga, syukur juga diwujudkan dengan menjaga integritas. Jangan pernah mengambil sesuatu apapun yang bukan hak kita, apakah itu uang kantor atau uang masyarakat. Jangan korupsi, jangan pernah menerima suap, jangan melakukan pemerasan! Ingat, jangan pernah membawa pulang uang yang bersumber dari yang tidak halal. Jangan pernah memberi makan keluarga kita dari barang yang haram,” tandasnya.

Di akhir amanatnya, Wakil Ketua PA Waingapu menegaskan bahwa bekerja di pengadilan yang wilayah hukumnya mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur itu merupakan anugerah terindah yang diberikan Allah dan wajib disyukuri. (fi)

Scroll to Top