Ketua PA Waingapu Sampaikan Tausiyah di Masjid Miftahul Jannah Melolo

Ketua PA Waingapu Sampaikan Tausiyah di Masjid Miftahul Jannah Melolo

20241117 Tausiyah 01

Sumba Timur ǀ www.pa-waingapu.go.id

Ketua Pengadilan Agama (PA) Waingapu, H. Fahrurrozi, SHI., MH. menyampaikan tausiyah di Masjid Miftahul Jannah Pau Melolo, Minggu (17/11/2024) bakda shalat Maghrib.

“Kita baru saja memperingati Hari Pahlawan, untuk mengenang jasa para pendahulu kita yang sudah berjuang membela negara kita. Pertanyaannya, jika hari ini kita meninggal dunia, apakah kita akan dikenang oleh generasi mendatang? Jasa apa yang sudah kita perbuat untuk negara ini?” tanyanya.

Pahlawan, sambung Ketua PA Waingapu, adalah orang yang dikenang karena jasa-jasanya.

Dipesankannya, selagi masih diberi kesempatan hidup di dunia, maka berbuat baiklah sehingga kebaikan itu akan terus dikenang oleh generasi mendatang. Kalaupun tidak bisa menjadi pahlawan di level nasional, setidaknya bisa menjadi pahlawan dalam skala yang kecil.

20241117 Tausiyah 02

“Bapak menjadi pahlawan bagi anaknya, suami menjadi pahlawan bagi istrinya. Ia dinobatkan sebagai pahlawan, karena dari habis shubuh berangkat ke sawah, ladang atau ke laut untuk mencari nafkah sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, bisa membayar SPP sekolah anaknya. Maka, ketika seorang anak ditanya siapa pahlawan menurutnya maka anak itu akan menjawab bapak saya adalah pahlawan,” jelasnya.

Ditambahkan Ketua PA Waingapu, mereka yang merintis pembangunan masjid, seperti Masjid Miftahul Jannah Pau Melolo lalu memakmurkannya dengan shalat jamaah, mengaji Al-Quran, pengajian (kajian) dan kegiatan-kegiatan keagamaan, juga layak dikenang jasa-jasa mereka sebagaimana pahlawan.

“Marilah kita terus berbuat baik. Kita dukung dakwah Islam di Pulau Sumba. Kita kirim dan kita biayai anak-anak Sumba untuk belajar agama ke Pulau Jawa, ke Lombok atau Bima sehingga kelak mereka dapat melanjutkan perjuangan menegakkan agama Allah di Tanah Sumba,” pungkasnya. (fa)

Scroll to Top