Hari Pertama CPNS Masuk Kerja, Ini Pesan Ketua PA Waingapu

Sumba Timur ǀ www.pa-waingapu.go.id
Senin (2/6/2025) merupakan hari pertama masuk kerja bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Mahkamah Agung (MA), termasuk CPNS di Pengadilan Agama (PA) Waingapu. Dalam acara penyambutan dan perkenalan, Ketua PA Waingapu, H. Fahrurrozi, SHI., MH. menyampaikan pesan kepada dua CPNS, yaitu Purwananda Firmansyah dan Radenta Dwi Krispriyoga.
Sebelum penyampaian pesan, Kedua CPNS itu memperkenalkan diri yang pada intinya sama-sama dari Jawa Tengah, lulusan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang (satu angkatan), belum menikah dan mengisi formasi Analis Perkara Peradilan.
Yang beda dari keduanya adalah Nanda baru pertama kali ini bekerja, sedangkan Raden sudah pernah bekerja. Sebelumnya, ia bekerja sebagai pelatih renang dan pernah menjadi atlet renang yang berlaga sampai di tingkat nasional.
Seusai mendengar perkenalan dari kedua CPNS, Ketua PA Waingapu kemudian menyampaikan pesan bahwa bertugas di Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah satu anugerah yang patut disyukuri.
“Sejarah mencatat, mereka yang pernah tugas di NTT karirnya cemerlang. Ketua PTA Kupang pertama kali, Pak Ahmad Kamil menjadi hakim agung dan pernah menduduki jabatan wakil ketua MA. Mantan Ketua PTA Kupang, YM. Busra menjadi hakim agung, Mantan Ketua PA Bajawa, Almarhum Abdul Manaf menjadi hakim agung. Termasuk Sekretaris MA, Pak Sugiyanto mengawali tugas sebagai hakim pertama kali di Pengadilan Negeri Waingapu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua PA Waingapu mengingatkan bahwa Pulau Sumba termasuk pulau yang mempunyai keindahan alam luar biasa. Ada savana, pantai dan air terjun yang semuanya indah. Pada tahun 1970, sastrawan kenamaan Indonesia, Taufiq Ismail menggambarkan keindahan alam Sumba dalam puisi berjudul “Beri Daku Sumba”.
Ditambahkannya, Pulau Sumba telah melahirkan manusia-manusia hebat. Salah satunya adalah Umbu Landu Paranggi.
“Pada tahun 70-an, Umbu Landu belajar di Yogyakarta dan mendirikan komunitas seni. Beberapa sastrawan pernah belajar kepada beliau. Antara lain Emha Ainun Nadjib dan Ebiet G. Ade,” terangnya.
Ketua PA Waingapu sengaja mengulas keunggulan Pulau Sumba dan Provinsi NTT agar kedua CPNS dan para PNS yang lebih dulu bertugas di PA Waingapu mensyukuri kenikmatan yang diberikan Allah. Sehingga merasa kerasan dan betah, bahkan tugas di Tanah Merapu dinikmati serasa di kampung halaman sendiri.

“Sekali lagi selamat datang dan selamat bergabung di PA Waingapu. Hari ini Mas Nanda dan Mas Raden mulai bekerja dan duduk di bagian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dalam Penilaian Prestasi Kinerja Satuan Kerja di Lingkungan Peradilan Agama Triwulan I Tahun 2025, PA Waingapu meraih Peringkat 36 dengan score 84,85. Tolong perkuat Kepaniteraan! Saya minta di Triwulan II nanti PA Waingapu bisa masuk The Best Ten (sepuluh terbaik). Syukur-syukur bisa peringkat 1,” pesannya. (sam).