Khotbah Idul Fitri, Ketua Pengadilan Agama Waingapu Serukan Maaf-Maafan

Khotbah Idul Fitri, Ketua Pengadilan Agama Waingapu Serukan Maaf-Maafan

20250331 Ketua Khotbah Idul Fitri 01

Sumba Timur ǀ www.pa-waingapu.go.id

Ketua Pengadilan Agama (PA) Waingapu, H. Fahrurrozi, SHI., MH. menyampaikan Khotbah Idul Fitri di Lapangan Pahlawan, Senin (31/3/2025). Khotbah itu membahas Tiga Resolusi Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. Salah satunya adalah seruan untuk saling meminta maaf dan saling memaafkan.

Dijelaskan bahwa selama bulan Ramadhan, umat Islam selalu berdoa memohon ampunan kepada Allah. Ampunan yang dimaksud adalah terhadap dosa dan kesalahan kepada Allah. Misalnya, ketika shalat, puasa atau ibadah tidak memenuhi standar keabsahan menurut Allah lalu memohon ampunan maka Allah akan mengampuni.

“Akan tetapi, terhadap dosa dan kesalahan kepada sesama manusia tidak bisa diselesaikan dengan berdoa kepada Allah. Jika kita pernah menyakiti orang lain, merugikan dan membuatnya menderita, maka penyelesaiannya harus dengan memohon maaf kepada orang tersebut,” jelasnya di hadapan ribuan umat Islam se-Kecamatan Kota Waingapu, Kambera dan sekitarnya.

Selanjutnya dikutipkan Hadits Nabi Muhammad SAW yang pada pokoknya agar setiap orang yang pernah melakukan kezhaliman (kesalahan) terhadap orang lain hendaklah ia minta dihalalkan atau minta maaf kepadanya. Setelah membersihkan diri dari dosa-dosa kepada Allah selama bulan Ramadhan, maka kini saatnya membersihkan diri dari dosa-dosa kepada sesama manusia. Hendaklah bersegera meminta maaf kepada orang-orang yang pernah disakiti, dicaci maki atau diambil hak-haknya.

“Begitupun dengan urusan politik. Pemilu sudah selesai, Pilpres sudah selesai, Pilkada sudah selesai. Kalah menang itu biasa. Masih akan ada kesempatan 5 tahun lagi. Sekarang saatnya kita bersatu kembali, saatnya kita berangkulan dan bergandengan tangan membangun dan memajukan daerah yang kita cintai ini. Mari kita akhiri konflik apapun yang pernah terjadi, dengan siapapun dan masalah apapun. Mari bermaaf-maafan. Jangan malu dan sungkan untuk mengucapkan mohon maaf lahir batin!” tegasnya.

Bagi yang dimintai maaf, dipesankan supaya memberi maaf dan tidak memelihara dendam. Dijelaskan bahwa orang yang bertakwa menurut Allah dalam Al-Quran Surat Ali Imran Ayat 134, salah satu tandanya adalah Wal ‘Afina ‘anin-Nas, yaitu orang yang mau memaafkan kesalahan orang lain.

20250331 Ketua Khotbah Idul Fitri 02

“Berilah maaf kepada orang yang meminta maaf, bahkan lebih baik memaafkan sekalipun orang-orang yang bersalah itu tidak meminta maaf. Jangan merawat permusuhan. Bukalah kembali silaturrahmi yang pernah putus dengan keluarga, tetangga dan teman atau siapa saja. Rasulullah SAW mengingatkan, La Yadkhuul Jannah Qathi’. Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturrahmi,” tegasnya. (sam)

Scroll to Top